Wawancara El John TV, Wahyu: Kabupaten Malang Siap Songsong New Normal

Malang Raya

NOTULA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar video conference dengan El John TV melalui program Indonesia Membangun bertajuk Kebangkitan di Tengah Wabah Covid-19, Rabu pagi (03/06/20). Pemkot Malang juga jadi salah satu peserta conference.

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MSi, mewakili Pemkab Malang, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud), Made Arya Wedanthara, sedang Pemkot Malang langsung menghadirkan Walikota Sutiaji.

Sesuai tema, sejumlah pertanyaan dari El John TV terkait bagaimana langkah dan strategi pemerintah daerah membangkitkan perekonomian dan pariwisata di kabupaten dan Kota Malang.

“Sektor pertanian, UMKM dan pariwisata menjadi prioritas Pemkab Malang di masa transisi antara Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan masa kenormalan baru kehidupan (new normal). Rentetan program pariwisata yang dibangun selama memang mendorong kolaborasi UMKM, koperasi, agar saling mendukung,”kata Wahyu Hidayat.

Setelah masa PSBB Kabupaten Malang berakhir 30 Mei lalu, aktivitas masyarakat mulai longgar, terutama bidang usaha, termasuk memberi sinyal pembukaan kembali destinasi-destinasi wisata di Kabupaten Malang.

“Salah satu keunggulan Kabupaten Malang adalah pariwisata.Ketika destinasi wisata sudah mulai diberi kelonggaran beroperasi, diharapkan mampu kembali menyedot wisatawan, yang pada gilirannya berdampak pada jalannya roda perekonomian, paparnya.

Meski begitu, sambung dia, sebelum beroperasi Kembali ada syaratnya, yakni perlunya pemberlakuan standar protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, baik bagi pelaku pariwisata maupun pengunjung.

Saat crew El John TV bertanya upaya apa yang dilakukan Pemkab Malang terkait Pertanian dan UMKM agar bisa memasarkan produksi hasil pertanian secara online, dengan sigap Wahyu yang baru menjabat 2 Juni lalu, mejelaskan, pemerintah daerah beberapa waktu terakhir sudah melakukan sejumlah langkah, salah satunya mengadakan pelatihan, terutama yang berbasis teknologi infomasi dan digital marketing.

“Sehingga, yang sebelumnya sama sekali belum terlalu menguasai manfaat teknologi informasi, akhirnya menjadi akrab dengan secara online,”jelasnya.