Walikota Terbitkan Surat Edaran Wajib Rapid Antibodi bagi Wisatawan

Kesehatan, Malang Raya

NOTULA – Walikota Malang, Sutiaji, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 34/2020 tentang Pelaksanaan Protokol Kesehatan Perjalanan Wisatawan atau Pendatang dari Luar Kota.

Surat itu ditujukan terutama bagi yang menginap di hotel, guest house, apartemen dan tempat usaha sejenisnya, termasuk pengunjung tempat wisata di Kota Malang.

Selanjutnya SE yang mulai diedarkan Selasa (22/12/20) harus menjadi pedoman bagi pelaku wisata, terutama pada libur Panjang Natal dan Tahun Baru.

Inti surat edaran itu antara lain:

  1. Pelaku usaha harus menerapkan protokol kesehatan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,
  2. Seluruh wisatawan atau pendatang dari luar kota yang menginap di tempat-tempat penginapan, wajib membawa surat keterangan hasil rapid antibodi atau tes rapid antigen,
  3. Tempat penginapan melaksanakan pemeriksaan terhadap surat keterangan hasil rapid dengan hasil non reaktif atau negatif,
  4. Pelaksanaan pemeriksaan surat keterangan hasil rapid dilakukan saat check in atau akan masuk ke penginapan atau tempat wisata,
  5. Bagi pengunjung atau wisatawan yang tidak membawa surat keterangan hasil rapid atau hasil positif, pihak penginapan atau tempat wisata wajib menolak atau tidak menerima wisatawan tersebut,
  6. Semua tempat wisata atau penginapan diwajibkan mengarsipkan fotokopi surat hasil tes rapid, dan melaporkan data wisatawan atau pengunjung kepada walikota.

Dijelaskan juga terkait sanksi bagi pelanggar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mengingat Kota Malang masih berada pada zona merah.

Surat edaran itu berlaku mulai hari ini dan berakhir pada 5 Januari 2021.