Walikota Batu Benarkan Pemberlakuan PSBL di Tlekung

Malang Raya

NOTULA – Walikota Batu, Dewanti Rumpoko, membenarkan telah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) bagi warga di Dusun Tlekung, Kota Batu, karena beberapa warganya positif terpapar Covid-19.

Ditemui di rumah dinasnya, Minggu (29/11/20), Dewanti mengatakan, beberapa waktu lalu memang ditemui cukup banyak warga yang terdampak Covid-19. “Akhirnya setelah ditracing, akhirnya diputuskan diberlakukan PSBL,” katanya.

Akhirnya diputuskan untuk dilakukan pembatasan wilayah. “Insya Allah dengan diberlakukannya pembatasan pergerakan warga itu, sambungnya, diharapkan penyebaran virus itu terputus dan tidak menyebar ke yang lain, doakan,” harapnya.

“Untuk tahap awal PSBL diberlakukan 14 hari. Jadi pergerakan warga yang ada di wilayah PSBL dibatasi, tidak boleh keluar wilayah, kecuali ada izin dari apparat setempat dan dinyatakan bahwa yang bersangkutan tidak sakit,” rincinya.

Pemkot Batu sendiri sudah memberikan bantuan untuk keperluan warga selama PSBL. “Bantuan sudah kita penuhi. Selain dari pemerintah juga ada insiatif dari warga, luar biasa,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) diberlakukan bagi 1.670 waga Dusun Tlekung, Kota Batu, menyusul ditemukannya 13 warga dinyatakan teradmpak Covid-19.

Tak hanya itu, kini jalur alternatif wisata Kota Batu yang melintasi Kawasan Dusun Tlekung pun ditutup. PSBL diberlakukan sejak Sabtu (28/11/20) malam hingga 14 hari ke depan.

Babinsa di Dusun Tlekung, Serka T Budi S, ditemui di salah satu pos penjagaan menuju dusun, membenarkan pemberlakuan PSBL itu. “Iya betul. Setelah ada tiga warga meninggal dalam satu hari,” katanya.

Saat ini didirikan dua pos penyekatan, untuk memantai pergerakan warga yang keluar masuk wilayah dusun.

Dua pos itu berada di gerbang wisata Batu Predator Fun Park dan TPA Tlekung, Kota Batu.

Tidak hanya penyekatan jalur, pembagian masker dan penyemprotan disinfektan juga diberlakukan kepada warga yang melintas.

Akibat penyekatan itu, jalan raya Dusun Tlekung yang merupakan jalur alternatif wisata kota Batu ditutup. Banyak wisatawan yang awalnya memilih jalur alternatif, akhirnya berbalik arah.