‘Wahyu Tirto Asih’ Puncaki Hari Jadi ke-1260 Kabupaten Malang

Hiburan, Malang Raya

NOTULA – Berkisah tentang Bima, seusai mandita di pertapaan Argakaelasa, menuntaskan kewajiban dari sang Brahmana sang Brahmana.

Bima pun kembali ke Kasatriyan Unggul Pawenang. Kembalinya Bratasena menjadi ksatriya, menjadikan dunia gempar, hingga semua kalangan ingin memboyongnya untuk ngalab berkah.

Sayangnya, hanya satu yang bisa memboyong Bima, dialah Sang Pamomong atau Kyai Badranaya.

Kenapa? Karena hanya Kyai Badranaya yang mampu menuruti permintaan (bebana) dengan keikhlasan beserta hati yang tulus, hingga akhirnya Kyai Semar mendapat kanugrahan Wahyu Tirto Asih.

Demikian sepenggal lakon wayang kulit berjuluk ‘Wahyu Tirto Asih’ yang Sabtu (28/11/20) mala mini dipentaskan di Museum Singhasari, dipandegani dalang Ki Setiyo Wahyudi, Sanggar Setyo Laras, dari Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

Sayangnya, karena kondisi pandemic Covid-19, pementasan kali ini digelar tanpa penonton. Meski begitu masyarakat bisa mengikutinya lewat UBTV, yang menyiarkan secara streaming dan chanel Youtube Dinas Kominfo Kabupaten Malang.