Utang BUMN Bengkak, Nasdem Minta Menteri Rini Dihadirkan Di DPR

Nasional

NOTULA – Para wakil rakyat di Senayam juga menyorot utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini mencapai Rp 5.271 triliun.

Seperti pada Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun 2018-2019 di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (13/12).

Anggota Komisi VI DPR, Zulfan Lindan, menginterupsi kepada pimpinan sidang, Wakil Ketua DPR Utut Adianto.

“Maaf pimpinan sidang, ini utang BUMN kita sudah lebih dari Rp 5.200 triliun. Masak kita DPR tidak bisa menghadirkan Menteri BUMN (Rini Soemarno)? Saya ingin Menteri BUMN dihadirkan di sini,” kata Zulfan.

Awalnya pimpinan sidang menolak interupsi di luar pembahasan dalam Rapur ini antara lain mengenai RUU Ekstradisi Indonesia dengan Persatuan Uni Emirat Arab.

Namun anggota DPR Fraksi Nasdem itu bersikeras meminta bicara di tengah Rapur ini. “Ini penting pimpinan, saya harus mengingatkan kalau utang BUMN kita sudah lebih dari Rp 5.200 triliun,” tandasnya.

Menteri BUMN Rini Soemarno hingga kini masih diboikot Komisi VI DPR, lantaran rekomendasi yang dikeluarkan Pansus Pelindo II.