Usulan Vaksinasi bagi Wartawan di Garis Depan Diteruskan ke Menteri Kesehatan

Nasional

NOTULA – Usulan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) agar wartawan di garis depan mendapat prioritas vaksinasi Covid-19 direspon positif Komisi IX DPR RI yang membidangi masalah Kesehatan.

Wakil Ketua Komisi IX, Emanuel Melkiades Laka Lena, Jumat (22/1/21), sepakat dengan usul yang disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa itu.

Dalam pernyataannya saat menerima kunjungan Dewan Pers di kantor JMSI di Jakarta Timur, Selasa lalu (19/1), Teguh mengatakan, pihaknya terus mengingatkan kepada perusahaan media untuk memperhatikan pelaksanaan protokol kesehatan bagi wartawan yang melakukan tugas jurnalistik di garis depan.

Namun demikian, seketat apapun perhatian yang diberikan pada protokol Kesehatan, bukan tidak mungkin masih ada kemungkinan wartawan terinfeksi SARS Cov-2.

Dia mencontohkan saat wartawan bertugas mereportase pencarian dan evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami kecelakaan di perairan Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Dari rapid test yang dilakukan di posko pencarian di Jakarta International Container Terminal (JICT) diketahui sejumlah anggota tim pencari dan wartawan reaktif terhadap Covid-19.

Karena itu, menurut Teguh, sudah sewajarnya wartawan di garis depan dimasukkan dalam kelompok penerima vaksin Covid-19 tahap satu atau dua yang berlangsung dari Januari sampai April 2021.

“Ide ini sudah benar,” jelas Emanuel Melkiades Laka Lena yang biasa disapa Melki.

“Kami (Komisi IX DPR RI) akan sampaikan ke Kemenkes soal ini,” demikian kata anggota Fraksi Partai Golkar ini.