Usulan Penundaan Pemilu 2004 Hancurkan Demokrasi

Nasional

NOTULA – Usulan penundaan Pemilu 2004 oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, dianggap sebaai usulan tidak bertanggung jawab, merusak tatanan demokrasi, dan harus mengamandemen UUD 1945.

“Usul tersebut sesungguhnya tidak bertanggung jawab,” tegas Ketua DPP Partai Nasdem, Teuku Taufiqulhadi, kepada wartawan, Sabtu (26/2/22). Dia mengaku tidak habis piker, hanya karena ingin memperpanjang masa kepresidenan, konstitusi bakal diobrak-abrik.

Menurut dia, hal itu sungguh tidak setara dibandingkan tujuan pragmatis yang hendak dicapai para politisi itu, dengan rusaknya konstitusi. Usulan Cak Imin dan Zulhas itu juga inkonsisten dengan UU Pemilu yang telah ditetapkan.

Jadi, sambung dia, usul-usul perpanjangan itu, selain bertabrakan dengan konstitusi dan tidak konsisten dengan UU Pemilu, juga akan menghancurkan konsolidasi demokrasi yang sudah dibangun.

Takut Menatap Pemilu 2024

Secara terpisah, PKB dan PAN dianggap sedang ketakutan menatap Pemilu 2024, karena persaingan semakin ketat. Analisis itu disampaikan Pakar Hukum Tata Negara, Saiful Anam, menanggapi sikap Cak Imin dan Zulhas yang mendukung Pemilu 2024 ditunda.

“Saya kira keduanya, baik Cak Imin maupun Zulhas, sama-sama tidak mengerti bagaimana konstitusi telah mengatur mekanisme dan tata cara serta periodisasi Pemilu,” tutur Saiful, seperti dikutip dari rmol.id, Jumat (25/2/22).

Menurutnya, jika PKB dan PAN mendukung penundaan Pemilu, sama halnya menunjukkan bahwa secara kapasitas dapat dinilai kurang paham konstitusi. “Saya kira keduanya seperti ingin menjerumuskan Jokowi, karena konstitusi sudah jelas, Pemilu dilaksanakan lima tahun sekali,” kata Saiful.

Dia juga mengaku heran dengan sikap PAN dan PKB yang mengusulkan Pemilu 2024 diundur. Karena, jika memang menginginkan Pemilu diundur, seharusnya dinyatakan saat penentuan jadwal Pemilu di parlemen.

“Saya curiga, baik PKB maupun PAN justru ketakutan menatap Pemilu 2024 mendatang, terlebih lagi persaingan 2024 sangat ketat, sehingga baik PAN maupun PKB sama-sama berkeinginan penundaan Pemilu,” pungkasnya.