NOTULA – Fenomena yang menimpa ratusan petugas Pemilu saat proses Pemilu Serentak 2019 membuat calon presiden no urut 01, Prabowo Subianto, prihatin.

Lebih dari 500 petugas pemilu, mulai dari anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pengawas pemilu, hingga aparat keamanan meninggal.

“Tentu ini sesuatu hal yang cukup mencemaskan kita semua, memprihatinkan bagi sejarah Republik Indonesia,” katanya, dalam sebuah video yang dipancarluaskan dan diterima redaksi, Kamis (16/5).

Dinilai memprihatinkan, lantaran baru kali ini lebih dari 500 orang meninggal dalam sebuah pesta demokrasi rakyat.

Sementara disebut mencemaskan, lantaran kematian ini penuh dengan tanda tanya besar.

Sebab itu, Ketua umum Partai Gerindra ini mengajak seluruh umat Islam agar menyempatkan waktu sejenak, usai Salat Jumat besok, Jumat (17/5), untuk melangsungkan Salat Gaib.

“Saya menganjurkan kepada saudara-saudaraku yang beragama Islam, marilah kita sempatkan pada Salat Jumat yang akan datang untuk melakukan Salat Gaib bagi mereka-mereka yang meninggal itu,” ajaknya.

Sedang kepada umat non muslim, Prabowo meminta agar turut mendoakan dengan cara agama masing-masing.

“Semoga arwah mereka diterima di sisi Yang Maha Kuasa dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya,” pungkasnya, seperti dikutip dari rmol.co.