Ubedilah Serahkan Dokumen Tambahan Dugaan KKN Gibran-Kaesang

Nasional

NOTULA – Pelapor dugaan KKN Gibran dan Kaesang, Ubedilah Badrun, memenuhi panggilan untuk diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa sekitar dua jam, Rabu (26/1/22).

Usai menjalani pemeriksaan, dosen UNJ yang juga Aktivis ’98 itu mengatakan, pemanggilan ini dalam rangka mengklarifikasi pelaporan atas dugaan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) yang diduga dilakukan dua putra presiden, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka.

“Jadi saya hadir untuk klarifikasi, memperjelas aduan kami. Klarifikasi hampir dua jam ya,” kata Ubedilah yang didampingi kuasa hukumnya, kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta.

Selain klarifikasi, dia juga memberikan dokumen tambahan terkait data dugaan KKN Gibran dan Kaesang. Data tambahan itu, kata dia, untuk memperkuat pelaporannya ke KPK, beberapa waktu lalu.

“Kami juga sekaligus membawa dokumen tambahan ya untuk memperkuat apa yang kami sampaikan,” tuturnya, seperti dikutip dari rmol.id.

Di sisi lain, pihaknya mempercayakan proses hukum yang berjalan kepada KPK. Ubedilah meyakini, lembaga pimpinan Firli Bahuri akan menegakkan hukum dengan prinsip equality before the law atau semua warga negara berkedudukan yang sama di mata hukum.

Dia yakin KPK mengedepankan azas praduga tak bersalah. “Kami percaya KPK menjalankan amanah negara ini sesuai UU dan kami menghormati KPK,” tandasnya.