TKA Punya KTP RI, Dirjen Imigrasi: KTP Bukan Dokumen Keimigrasian

Nasional

NOTULA – Belakangan viral di media sosial terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) yang memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP) RI. Dirjen Imigrasi, Ronny Franky Sompie, mengaku belum pernah menemukan itu, termasuk TKA asal Tiongkok memiliki identitas ganda di Indonesia.

“Kita belum temukan yang kayak itu. Kalau memang ada fakta di lapangan, kita bisa melakukan pemeriksaan bersama-sama,” kata Ronny, di kantornya, di Jakarta, Kamis (24/1) petang.

Menurutnya, bila ada WNI ketahuan memalsukan dokumen seperti KTP, maka Imigrasi akan bekerja sama dengan kepolisian. Namun jika yang dipalsukan dokumen keimigrasian menjadi kewenangan, langsung Imigrasi yang menanganinya.

“KTP kan bukan dokumen keimigrasian. Kalau yang dipalsukan itu paspor, izin tinggal atau visa, maka ini kewajiban dari Imigrasi untuk menangani kasusnya,” jelasnya, seperti dikutip dari rmol.co.

Mantan Kapolda Bali ini juga mengingatkan ancaman bagi WNA, termasuk TKA yang memalsukan dokumen keimigrasian, bukan semata-mata dideportasi tapi bisa dipidana lima tahun penjara.

“Memalsukan izin tinggal itu ada pidananya. Termasuk bila memalsukan paspor atau visa, ada pidananya lebih dari lima tahun. Kalau hukuman itu sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, dieksekusi Jaksa, kita pulangkan ke negaranya, dideportasi dan tangkal enam bulan,” papar Ronny.