Titi: Amanat UU, Debat Cawapres Harus Dua Kali

Nasional

NOTULA- Ini Peringatan buat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Institusi penyelenggara Pemilu itu harus menyampaikan secara jelas dan spesifik jadwal debat Pilpres 2019 kepada publik.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, sembari mengingatkan, debat Pilpres pembagiannya harus sesuai yang diatur dalam UU 7/2017 penjelasan pasal 277 ayat 1 tentang Pemilihan Umum.

“UU 7/2017 penjelasan pasal 277 ayat satu menyebutkan, yang dimaksud lima kali debat itu adalah tiga kali untuk calon presiden dan dua kali Cawapres, jadi Cawapres harus dua kali,” jelas Titi, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1).

Menurut Titi, sejauh ini KPU belum pernah merinci jadwal debat hingga debat kelima. Demikian dikutip dari rmol.co.

“Selama ini yang diinformasikan KPU kepada publik, kalau tidak salah satu kali ya debat Cawapres ini juga harus dikoreksi. Kalau hanya diagendakan satu kali, jelas melanggar UU, karena UU spesifik menyebut debat Cawapres harus dua kali, jadi ini yang perlu diklarifikasi oleh KPU,” tutup Titi.