The Relay Run, Wahyu: Tahun Depan, Selain Lari juga Sepeda

Malang Raya, Sport

NOTULA – Usai sudah The Relay Run 2020. Even yang digelar dalam rangka merayakan hari jadi ke-1.260 Kabupaten Malang itu, selain tercatat sebagai rute terjauh Muri, sekaligus pembuktian, bahwa meski pandemi, olah raga tetap harus jalan.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM, mengatakan, rekor Muri ini sebagai wujud apresiasi Pemkab Malang terhadap The Relay Run.

“Ini juga salah satu bentuk ajakan kepada masyarakat, bahwa olah raga harus dilakukan, biar badan selalu sehat, meski pandemi, dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Wahyu, usai penyambutan pelari The Relay Run, di Museum Singhasari, Kabupaten Malang, Kamis (26/11/20).

Menurut dia, The Relay Run ini tidak hanya berolahraga, tapi juga ajang promosi pariwisata yang ada di Kabupaten Malang. “Jadi, selain merayakan hari jadi Kabupaten Malang, kegiatan ini juga sebagai bentuk promosi objek wisata,” tuturnya.

Wahyu Hidayat (Foto: Yoga Angga Pratama)

a
Sambutan masyarakat atas terselenggaranya even cukup baik, terlebih pelari dan pecinta olahraga, dan banyak permintaan agar even ini bisa diselenggarakan setiap tahun..

“Tahun depan diharapkan bisa seperti ini. Mungkin juga bisa dengan objek wisaya yang berbeda, yang belum banyak diketahui orang. Tapi tetap, intinya promosi obyek pariwisata,” katanya.

Soal penambahan varian selain lari, menurut dia, mungkin bisa sekaligus dengan bersepeda. Saat in, lari dan bersepeda menjadi olahraga yang digemari, sehingga kemungkinan tahun depan bisa mengadakan dua olahraga itu dalam satu ajang.

“Bisa saja, tinggal melihat kondisi tahun depan. Mungkin bisa dengan lari sendiri dan sepeda sendiri,” kata Wahyu.

Jika ada even sepeda, Wahyu berharap rute yang lebih menantang. “Mungkin jalan yang tidak beraspal, sehingga penuh tantangan,” pungkasnya.