Teror di Nduga Harus Jadi Perhatian Densus 88 Antiteror

Nasional

NOTULA – Pembantaian terhadap 31 pekerja PT Isataka Karya masuk kategori tindakan terorisme. Para pekerja yang tengah membangun jembayan Habema-Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, itu dibantai menggunakan senjata oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Demikian dikatakan Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Aboebakar Alhabsyi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/12).

“Ini jelas tindakan keji dan biadab. Kita mengutuknya. Aksi itu sama saja dengan aksi teroris,” katanya, sembari meminta aparat keamanan, baik Polri dan TNI untuk bergerak cepat memburu kelompok itu.

“Sebaiknya segera kirim Densus 88 untuk menyelesaikan teror itu. Hukum harus ditegakkan, pelaku teror harus diburu dan diadili sesuai prosedur yang ada,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa Habib ini mendesak aparat dan harus mampu menjaga stabilitas keamanan, jangan sampai pelaku teror dibiarkan tanpa penegakan hukum.

“Saya rasa ini harus menjadi atensi khusus Densus 88 Antiteror dan BNPT,” pungkasnya, seperto dikutip dari rmol.co.