Teror Bom, Prestasi KPK Bikin Koruptor Tak Nyaman

Nasional

NOTULA – Dua teror bom di kediaman dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat banyak pihak terkejut. Tak terkecuali, pegiat antikorupsi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (Gertak).

Dewan Pembina Gertak, Frans Immanuel T Saragih menilai komisi pimpinan Agus Rahardjo itu telah melakukan langkah-langkah positif pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Walau tak semua laporan ke KPK berhasil dituntaskan, tetapi Gertak mengapresiasi progres yang sudah dilakukan,” tuturnya, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (9/1).

Ditambahkan, prestasi KPK selama ini telah membuat para pelaku korupsi tidak nyaman. Dia juga mendesak aparat mencari tahu hubungan antara teror bom dengan prestasi positif KPK.

“Jadi, perlu ditelaah, apakah ini ada kaitan dengan hasil-hasil positif yang telah dicapai KPK. Karena itu, pihak berwenang hendaknya dapat membantu menuntaskan penyelidikan atas insiden itu,” harapnya.

Frans juga mengingatkan kepada para pelaku korupsi di tanah air untuk tidak coba-coba mengganggu KPK. Sebab mereka akan berhadapan dengan rakyat Indonesia yang menginginkan negara bebas dari rasuah.

“Rakyat Indonesia sangat berharap KPK menjadi lembaga dan instrumen yang dapat memenuhi harapan masyarakat,” tandasnya.