Terkait Insiden KM 50, Tiga Anggota Polda Metro Jaya Dibebastugaskan

Nasional

NOTULA – Setelah berstatus terlapor kasus dugaan unlawfull killing atas tewasnya enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, tiga personel Polda Metro Jaya dibebaskan tugaskan sementara.

“Mereka sementara tidak melaksanakan tugas,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/3/21).

Menurutnya, penetapan ketiga personel sebagai terlapor merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Komnas HAM. Sebaliknya, Propam Polri masih mendalami dugaan pelanggaran kode etik ketiga anggota itu.

“Statusnya masih terlapor, jadi kalau yang dibilang sudah dinyatakan, katakanlah dihentikan, sekali lagi harus melalui proses sidang kode etik. Saat ini proses masih berjalan,” jelasnya, seperti dikutip dari RMOL.id.

Sementara itu, sebelumnya Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, menyampaikan, pihaknya telah melihat ada unsur dugaan tindak pidana yang dilakukan tiga personel Polda Metro Jaya pada peristiwa tewasnya enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

“Saat ini masih dalam proses, dugaan tersangka sudah ada,” tambah Agus, saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta.

Sebelum menetapkan tersangka, sambung Agus, jajaranya harus koordinasi dengan Kejaksaan, guna melengkapi konstruksi sangkaan pasal atau landasan hukumnya, di samping nantinya Kejaksaan bakal melanjutkan proses, setelah penetapan tersangka dan berkas dinyatakan lengkap.

“Jadi masih mengkonstruksikan kasus agar sama dengan Kejaksaan yang nantinya akan melanjutkan prosesnya,” tandas Agus.