Syahganda dan Jumhur Segera Disidang

Nasional

NOTULA – Penyidik Bareskrim Polri menuntaskan berkas perkara dugaan penyebaran ujaran kebencian hingga menyebabkan aksi menolak UU Cipta Kerja berujung ricuh, dengan tersangka Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, penyidik telah melakukan tahap 2, yakni pelimpahan berkas perkara berikut tersangka ke Kejaksaan. Dengan begitu Syahganda dan Jumhur Hidayat bakal segera disidang.

“Untuk Syahganda Nainggolan sudah P21 pada 20 November 2020 dan sudah ditahap 2 pada 3 Desember, untuk Jumhur Hidayat p21 lengkap pada 24 November, dan tahap ke-2 sudah dilakukan kemarin, 10 Desember,” kata Argo di Bareskrim, Jakarta, Jumat (11/12/20).

Sedang untuk tersangka Anton Permana, seperti dikutip dari RMOL.id, berkas perkaranya masih tahap P-19. Dedi Wahyudi juga masih tahap P-19, sementara tersangka Kinkin Anida sudah di tahap P-21, tapi belum pelimpahan tahap 2.

Para tersangka dijerat Pasal 45A ayat 2 junto Pasal 28 ayat 2 UU 19/2016 tentang Perubahan UU ITE, pasal 45 ayat 3 Junto pasal 27 ayat 3 UU 19/2016 tentang Perubahan UU ITE kemudian pasal 310 atau pasal 311 KUHP, dan pasal 207 KUHP tentang Penghinaan kepada penguasa, dan pasal 160 KUHP tentang penghasutan serta pasal 14 ayat 1 dan 2 UU 1/1946.