Sore Ini Ruslan Buton Ditangguhkan Penahanannya

Nasional

NOTULA – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Ruslan Buton, tersangka kasus ujaran kebencian. Kamis (17/12/20) sore ini, eks mantan anggota TNI itu dikeluarkan dari Rutan Bareskrim Polri.

“Majelis hakim mengabulkan permohonan kuasa hukum terdakwa yang dibacakan pada persidangan hari Kamis, 17 Desember 2020,” jelas kuasa hukum Ruslan Buton, Tonin Tachta Singarimbun, dalam keteranganya.

Menurutnya, dengan dikabulkannya penanguhan penahanan itu, pemeriksaan perkara dilanjutkan Januari 2021. Agendanya, kata dia, pemeriksaan ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara pidana sesuai empat dakwaan alternatif.

Seperti diketahui, Ruslan Buton ditangkap Bareskrim di rumahnya, Jalan Poros, Pasar Wajo Wasuba, Dusun Lacupea, Kecamatan Wabula, Sulawesi Tenggara, Kamis (28/5).

Mantan anggota TNI AD itu ditangkap karena membuat pernyataan terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam bentuk rekaman suara.

Dalam rekaman itu Ruslan mengkritisi kepemimpinan Jokowi. Menurutnya, solusi terbaik menyelamatkan bangsa Indonesia jika Jokowi rela mundur dari jabatannya sebagai presiden.