Soal SPDP yang Viral, Andre: Prabowo Bukan Tersangka atau Saksi

NOTULA -Kabar adanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap calon presiden Prabowo Subianto dibantah Jurubicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

Menurut dia, SPDP makar yang beredar viral itu sebenarnya ditujukan untuk aktivis Eggi Sudjana.

“Jadi tidak benar telah terbit SPDP terhadap Pak Prabowo terkait kasus makar. Yang ada SPDP terhadap Pak Eggi Sudjana,” katanya, dalam akun Twitter pribadi, Selasa (22/5).

Dia juga mengatakan, kapasitas Prabowo dalam kasus ini sebatas orang yang turut dijadikan terlapor oleh pelapor. “Tapi status Pak Prabowo bukan tersangka, bahkan juga bukan saksi,” jelasnya.

Lebih lanjut Andre menegaskan, tidak ada ada setitik faktapun yang bisa mengaitkan Prabowo dengan tuduhan makar dalam kasus Eggi.

Apalagi, sambung Andre seperti dikutip dari rmol.co itu, Prabowo selalu berjuang dalam koridor hukum dan konstitusi. “Pak Prabowo sebagai Paslon juga tidak bisa dipidana, karena dilindungi UU,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebalumnya, dalam SPDP yang beredar itu, Polda Metro Jaya menyebut tersangka Eggi Sudjana dan terlapor Prabowo diduga melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP Jo. Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2).

Ancaman hukuman yang diatur dalam Pasal 107 KUHP adalah 15 tahun penjara, sementara untuk pemimpin dan pengatur makar diancam dengan pidana penjara seumur hitup atau paling lama 20 tahun.