Soal Saham Freeport, Silahkan Nilai Sendiri, Pro Rakyat atau Tidak?

Nasional

NOTULA – Meski sebagian besar saham PT Freeport Indonesia sudah dikuasai pemerintah Indonesia, ternyata Freeport McMoRan Inc (FCX) masih memiliki kuasa sebagai pemegang kendali operasional.

Wakil Ketua Dewan Kerhormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad Wibowo, mengungkapkan, sebagaimana dipublikasikan salah satu situs media asing, businesswire.com, perusahaan tambang emas di Papua itu ternyata masih dikelola oleh asing.

“Operasional PTFI ternyata masih dikelola FCX,” kata Dradjad, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/12).

Berita businesswire.com berjudul “… FCX will continue to manage the operations of PT-FI”.

Parahnya lagi, lanjut Dradjad, pembelian saham 51,2 persen oleh PT Inalum dengan nilai Rp. 55,8 triliun menggunakan dana pinjaman luar negeri (global bond) PT Inalum.

Seperti dikutip dari rmol.co, utang korporasi berupa obligasi global dalam bentuk valas itu dinilai terlampau mahal.

“Apakah fakta di atas mencerminkan pro rakyat? Silakan disimpulkan sendiri,” kata Dradjad.