Soal Kerumunan Massa 14 November, Habib Rizieq Resmi Tersangka

Nasional

NOTULA – Akhirnya Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, sebagai tersangka kasus kerumunan massa yang terjadi 14 November 2020.

Kerumunan yang dimaksud terkait acara penikahan putri Habib Rizieq yang digelar bersamaan perayaan Maulid Nabi Muhammad, di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Berdasar hasil gelar perkara, disimpulkan ada enam yang ditetapkan sebagai tersangka. Yang pertama sebagai penyelenggara saudara MRS (Muhammad Rizieq Shihab) sendiri. Disangkakan Pasal 160 dan 216 (KUHP),” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (10/12/20).

Polda juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka, yakni Ketua Panitia Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq, berinisial HU, Sekretaris Panitia berinisial A, dan penanggung jawab bidang keamanan, MS, Selanjutnya, penanggung jawab acara, SL dan kepala seksi acara, HI.

“Status enam orang ini yang kita tingkatkan dari saksi sebagai tersangka,” kata Yusri, seperti dikutip dari RMOL.id.

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara kasus pelanggaran protokol kesehatan yang berlangsung pada Selasa (8/12/20).

“Selasa kemarin, 8 Desember, tim penyidik Krimum Polda Metro Jaya menggelar perkara tentang tindak pidana kekarantinaan kesehatan dan juga pelanggaran 160 KUHP pada saat acara akad nikah putri dari MRS,” pungkasnya.