Soal Calon Kapolri, Jokowi Jangan Potong Regenerasi

Nasional

NOTULA – Ada hal penting yang harus diperhatikan Presiden Jokowi, sebagai penentu utama, pada proses pergantian Kapolri kali ini, yakni tetap memperhatikan kaderisasi internal Polri.

“Menurut saya, pergantian Kapolri ini harus sesuai regenerasi yang sedang dibangun di internal Polri. Jangan sampai presiden memotong regenerasi, karena itu tidak sehat untuk kaderisasi,” tutur Direktur Eksekutif Progressive Democracy Watch (Prodewa), Fauzan Irvan, seperti dikutip dari RMOL.id, Selasa (12/1/21).

Dikatakan juga, selain loyalitas dan profesionalitas, hal terpenting yang harus jadi pertimbangan presiden dalam hal pergantian Kapolri ini adalah memastikan regenerasi dan kaderisasi di internal Polri berjalan dengan baik dan sehat.

“Kaderisasi berjalan baik dan sehat itu menjadi kunci soliditas internal Polri,” tegas Fauzan.

Dia juga menambahkan, Kapolri yang baru harus mampu menjadi pengayom semua elemen masyarakat, tanpa terkecuali, serta menghilangkan asumsi represif yang belakangnan mulai muncul di publik.

“Jadi kita berharap presiden bisa memilih Kapolri baru yang benar-benar mampu menjaga keamanan dan kenyamanan NKRI, juga mampu menjadi pengayom semua masyarakat dan lebih humanis ke depan,” tandasnya.