Soal 7 Kontainer Surat Suara, Andi Arief: Lucu Kalau Aku Diperiksa

Nasional

NOTULA – Kini bola panas soal 7 kontainer berisi surat suara tercoblos berada di tangan polisi. Beberapa pihak telah dilaporkan resmi, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief.

“Lucu lah kalau aku diperiksa,” tukas Andi, menanggapi laporan yang ditujukan kepada dirinya, Jumat (4/1)., beberapa saat lalu.

Yang melaporkan Andi Arief bukan KPU, tapi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi -Ma’ruf Amin.

Andi dituduh atas dugaan tindak pidana penyebaran berita palsu atau hoaks ke Badan Reserse Kriminal Polri dengan nomor laporan LP/B/0013/I/2019/BARESKRIM tertanggal 3 Januari 2019.

Menanggapi itu, Andi berdalih dirinya mengimbau kepada aparat atas beredarnya info adanya kontainer itu, agar bertindak cepat, menghindari terjadinya hoax.

Kepada rmol.co pun ia mengungkit tentang info yang diungkap dirinya pada 2017 lalu, saat Pilkada DKI berlangsung.

Mantan staf khusus Presiden SBY ini mengungkap soal kiriman KTP-el ganda dari Kamboja di Bandara Soekarno-Hatta. Belakangan pemerintah membenarkan informasi Andi itu.

“Dulu aku dapat info yang sama soal KTP elektronik di Bandara Soekarno Hatta. Awalnya dikecam. Ujungnya Mendagri terima kasih. Sekarang menginfokan yang mungkin serupa, masih dikecam, tapi kan waktu enggak berhenti,” pungkas Andi Arief.