Skandal Surat Suara di Malaysia, Davin Kirana dan Nasdem Bisa Didiskualifikasi

Nasional

NOTULA – Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dituntut segera bertindak tegas terhadap Caleg dari Partai Nasdem, Davin Kirana, dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana. Bahkan, jika bukti cukup, mereka harus dijerat pidana Pemilu.

Andrianto, Presidium Persatuan Pergerakan, menegaskan, tindakan yang dimaksud di antaranya mendiskualifikasi Davin dari pencalegan. Jika perlu dan memang memungkinkan, Partai Nasdem pun didiskualifikasi.

“Sebaiknya Davin Kirana dan NasDem didiskulifikasi,” desaknya, Jumat (12/4).

Sebelumnya, dalam video yang viral, memperlihatkan beberapa tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia bersama sejumlah pihak menggerebek sebuah gudang yang isinya surat suara tercoblos.

Di situ mereka menemukan surat suara sudah dicoblos untuk pasangan Capres Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo – Maruf Amin.

Selain itu juga ada surat suara calon legislatif yang sudah dicoblos, salah satunya Caleg Partai Nasdem, Davin Kirana. Davin merupakan putra Dubes RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana.

Andrianto yang juga aktivis mahasiswa 1998 itu menduga ada keterlibatan Rusdi Kirana dalam konspirasi kecurangan pemilu di negeri Jiran itu.

Makanya, jika memang ada bukti, Sentra Gakkumdu harus berani menyeret bos Lion Group itu bersama pihak terkait lainnya ke ranah pidana.

“Harus diusut tuntas. Bisa jadi ada pelanggaran hukum Undang-Undang Pemilu,” pungkasnya, seperti dikutip dari rmol.co.