Sisa Plengsengan Jembatan Kedungkandang yang Ambrol Ikut Longsor

Malang Raya

NOTULA – Sisa plengsengan jembatan kedungkandang yang ambrol pada 23 November lalu, ikut longsor, Rabu (2/12/20) siang. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, longsor terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-PKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan, plengsengan itu tidak ambrol, tapi akan diganti dengan beton.

“Itu tidak ambrol, kemarin memang saya perintahkan untuk mengganti dengan beton semua,” kata Hadi Santoso, saat dihubungi melalui whatsapp, Rabu (2/12/20).

Soni, sapaan akrabnya, menjelaskan, plengsengan yang ambrol merupakan tambahan dari Dinas PUPR untuk membangun jalur alternatif jika nanti jembatan sudah berfungsi dan terjadi kepadatan arus lalu lintas, bisa dipecah melalui jalur itu.

Terkait molornya pembangunan Jembatan Kedungkandang, menurutnya, kontrak dengan pelaksana proyek berakhir pada 28 Desember. Tapi kalau memang butuh waktu lagi, masih bisa diperpanjang.

“Kontrak berakhir 28 Desember, tapi bisa diperpanjang sesuai batas akhir tahun anggaran,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, plengsengan Jembatan Kedungkandang di Jalan Mayjen Sungkono, Kedungkandang, Kota Malang, ambrol pada 23 November 2020. Sisa plengsengan yang terkikis arus Sungai Amprong itu mengalami longsor hari ini, Rabu (2/12/20).