Sikapi Paparan Visi Misi Jokowi Di 5 TV Swasta, Bawaslu Gelar Pleno

Nasional

NOTULA – Pemaparan visi misi pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, yang disiarkan di beberapa stasiun televisi swasta, Minggu (13/1) malam, langsung disikapi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Sekitar pukul 10.00 WIB tadi, Bawaslu langsung menggelar rapat pleno membahas paparan visi misi itu. Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, saat dikonfirmasi juga membenarkan. “Jam 10 (pagi),” katanya singkat kepada wartawan, Senin (14/1).

Namun ia enggan menjelaskan lebih lanjut soal kemungkinan adanya pelanggaran Pemilu dalam pemaparan visi misi paslon 01 di televisi.

Seperti diketahui, penyampaian visi misi Jokowi berlangsung mulai pukul 21.00 WIB tadi malam, di lima stasiun TV swasta, yakni SCTV, JakTV, TVOne, Indosiar dan NetTV, bertajuk ‘Visi-Misi Presiden RI Lima Tahun ke Depan’.

Berdasarkan Pasal 1 UU 7/2017 tentang Pemilu, visi misi merupakan salah satu bagian dari kampanye.

Peraturan KPU (PKPU) Kampanye Nomor 23 Tahun 2018, menyebutkan, iklan kampanye di media massa hanya boleh dilakukan pada 21 hari jelang masa akhir kampanye, yakni dimulai 23 Maret 2019 dan berakhir 13 April 2019.