Siap-siap, Anggaran Covid-19 Segera Diaudit Menyeluruh

Nasional

NOTULA – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) menerima banyak permintaan untuk melakukan audit terhadap seluruh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang digunakan untuk program penanganan virus corona baru (Covid-19).

Anggota BPK, Achsanul Qosasi, menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti hal itu. Rencananya awal Juli 2020 BPK-RI mengeksekusinya.

“Saat ini BPK-RI menyiapkan rencana pemeriksaan yang akan dilaksanakan awal Juli 2020, mulai Bansos, pengadaan APD dan alat test, kartu prakerja, BLT-DD, termasuk BPJS. Pemeriksaan dilaksanakan serentak,” tegas Achsanul Qosasi, pada cuitan Twitter pribadinya, Senin (22/6).

Dia juga mengatakan, sejumlah program penanganan Covid-19 yang menggunakan APBN menjadi sorotan masyarakat. Atas dasar itu, BPK-RI akan menyiapkan tim besar untuk menindaklanjuti permintaan masyarakat itu.

“Program Bansos, pengadaan APD, Kartu Prakerja, menjadi sorotan masyarakat. @bpkri akan menyiapkan tim besar dalam bentuk “pemeriksaan tematik”, dengan melibatkan semua Auditorat Keuangan Negara (AKN) yamg ada di BPK-RI,” kata dia.

Dia menambahkan, pemeriksaan itu kemungkinan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan atau 90 hari. Karenanya, ia berharap kepada stakeholder terkait untuk bersiap-siap.

“Diharapkan kepada semua K/L yang terlibat dalam program tersebut, agar mempersiapkan diri,” ujarnya, seperti dikutip dari rmol.id.

Dia juga berharap kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi apapun mengenai program penanganan Covid-19 yang menggunakan APBN dan melibatkan delapan Kementerian dan lembaga terkait.

“Kami berharap informasi dari masyarakat disampaikan kepada kami sebagai masukan dalam melaksanakan program dimaksud. Ada 8 kementerian & lembaga sebagai pelaksana program, ditambah provinsi & kab/kota,” pungkasnya.