Selain Polisi, Tim Khusus Kasus Novel Libatkan Lima Anggota KPK dan Pakar

Nasional

NOTULA – Banyak pihak dilibatkan dalam tim gabungan yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, menjelaskan, tim itu tidak hanya melibatkan pakar, tapi juga memasukkan unsur dari KPK. “Sudah ada tim dari KPK dan sejumlah pakar,” katanya, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/1).

Setidaknya ada lima orang dari KPK yang masuk tim, terdiri dari dua penyidik dan dua penyelidik KPK. Satunya lagi adalah pengawas internal KPK.

Mereka, seperti dikutip dari rmol.co, adalah Budi Agung Nugroho, Harun, Novrizal, Herda K, dan Tessa Mahardika S.

Dari salinan surat tugas dengan nomor Sgas/3/I/HUK.6.6/2019 yang diterima redaksi, Jumat (11/1), Kapolri bertanggung jawab langsung atas tim yang dipimpin Kapolda Metro Irjen Idham Aziz.

“Melaksanakan setiap tugas, serta melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak dan instansi terkait berdasrkan prosedur tetap yang telah diatur sesuai dengan perundang-undangan,” demikian bunyi surat tugas yang dikeluarkan Selasa tanggal 8 Januari dengan tanda tangan Kapolri tersebut.

Total tim berisi 65 orang dan akan bertugas selama enam bulan, yaitu mulai tanggal 8 Januari 2019 sampai dengan 7 Juli 2019.