Selain Boikot Produk Prancis, AMK Juga Persoalkan UMP

Malang Raya

NOTULA – Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, wanti-wanti kepada jajarannya agar lebih mengedepankan humanisme dalam menangani aksi unjuk rasa, baik kepada para pengunjuk rasa maupun awak media.

“Jaga ketertiban, termasuk jangan menyakiti awak media, meraka sedang bertugas, jadi posisinya sama,” jelas Leonardus, pada apel pagi di halaman DPRD Kota Malang, sebelum aksi unjuk rasa dimulai, Senin (2/11/20).

Dia juga meminta agar petugas jangan sampai terekspos media atas perbuatan yang tidak baik.

Baca Juga :

a
Unjuk rasa kali ini Aliansi Malang Kondusif (AMK). Titik kumpul di Masjid Jami’ Malang, pada 13.00 WIB, menuju Gedung DPRD Kota Malang.

Tuntutan pengununjuk rasa tidak hanya terkait pidato Presiden Perancis yang dinilai telah melukai perasaan umat Islam.

Menurut Kapol Malang Kota, pada surat pemberitahuan juga terdapat tuntutan terkait omnibus law dan protes Upah Minimum Pprovinsi (UMP) yang sudah diumumkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.