Sekolah Tatap Muka Sebaiknya Ditunda

Kesehatan, Pendidikan

NOTULA – Rencana sekolah tatap muka di sekolah kembali digelar pada 2021 menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Ada yang senang, ada pula yang khawatir sekolah justru jadi klaster baru Covid-19.

Menyikapi wacara sekolah tatap muka itu, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, secara tegas meminta agar rencana itu ditunda.

“Usul saya, sekolah tatap muka sebaiknya ditunda. Wajib,” tegasnya, dalam akun Twitter pribadi, Rabu (29/12/20).

Dia beralasan, sebaran virus Corona masih tinggi, apalagi saat ini ada varian baru virus Corona dan angka positivity rate Indonesia masih di atas 20 persen.

“Saya tahu ini enggak nyaman, tapi ini untuk keselamatan jiwa anak-anak kita dan keluarganya,” sambung dia.

Gurubesar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengaku, dirinya memang pernah membuat kicauan tentang pencegahan penularan virus jika sekolah tatap muka tetap dilaksanakan.

Hanya saja, kata dia, kicauan itu opsi terakhir yang bisa dilakukan jika kebijakan sekolah tatap muka sudah terlanjur berjalan.

“Tapi kalau akhirnya ditunda, itu bagus banget. Dua jempol,” tutupnya, seperti dikutip dari RMOL.id.