Satgas Antimafia Bola Temukan Dokumen Rusak di Kantor PT Liga Indonesia

Nasional
[20:41, 2/2/2019] +62 877-6668-8585: NOTULA – Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola terus bergerak. Kali ini menggeledah kantor PT Liga Indonesia, dalam rangka pengumpulan bukti, terkait laporan dugaan pengaturan skor.

“Saat menggeledah (kantor PT Liga Indonesia) ditemukan ada dokumen yang sudah didisposal atau dihancurkan,” kata Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Syahardiantono, di Jakarta, Jumat (1/2) kemarin.

Berdasar temuan itu, kata Syahar, penyidik mendalami kemungkinan memproses dugaan menghilangkan barang bukti.

Selain di kantor PT LI, penyidik Satgas juga menggeledah kantor PT Gelora Trisula Semesta (GTS) yang merupakan operator Indonesia Soccer Championship 2016. Penggeledahan kantor PT GTS di Menara Rajawali, Lantai 11, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dilakukan sejak pukul 13.30 WIB. Sementara kantor PT LI digeledah sejak pukul 15.00 WIB.

Saat ini, seperti dikutip dari rmol.co, Satgas telah menetapkan 11 orang tersangka, diantaranya anggota Exco PSSI, anggota komite wasit, dan perangkat pertandingan wasit.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola juga menyegel kantor PT LI di Rasuna Office Park DO-07 pada Kamis, 31 Januari pukul 22.00 WIB. Penyegelan dilakukan karena diduga ada barang bukti kasus dugaan pengaturan skor yang disimpan di sana.

“Hingga kini kami sedang menyeleksi mana dokumen-dokumen yang terkait perkara,” kata Syahar menjelaskan upaya penyidik mendalami kasus dugaan pengaturan skor atas laporan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, itu.