Reaktivasi Jalur Trem Sulit Dilakukan

Malang Raya

NOTULA – Kota Malang masih menyimpan banyak peninggalan sejarah yang terkubur di dalam tanah. Salah satunya rel trem yang ditemukan saat penggalian proyek Malang Heritage di perempatan Rajabali.

Disinggung ihwal kemungkinan pengaktifan kembali (reaktivasi) jalur trem, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) menyatakan sulit. Menurutnya, sudah banyak rangkaian rel yang sudah diambil dan dipotong.

“Sepertinya agak sulit, karena banyak rangkaian rel yang sudah diambil dan dipotong,” kata Agung H Buana, Sekretaris TACB, Rabu (11/11/20), di lokasi penemuan.

Menurut Agung, jalur kereta juga sudah banyak yang tertimbun gedung. Bahkan, saat revitalisasi Alun-alun Kota Malang pada 2013-2014, sudah tidak ditemukan lagi relnya.

Baca Juga :

a
“Saat revitalisasi Alun-alun juga sudah tidak ditemukan relnya. Itu kan jalurnya dari Blimbing, Tumpang, lewat Kayutangan sampai ke Jagalan,” kata Agung.

Dia memperkirakan rel yang tersisa tinggal yang ada di dalam Gedung PLN, sampai di depan Sarinah saja.