Raja Minyak Indonesia Arifin Panigoro Berpulang

Nasional

NOTULA – Raja minyak dan politikus yang sekaligus salah satu orang terkaya di Indonesia, Arifin Panigoro, meninggal dunia di Rochester, Minneapolis, Amerika Serikat, Minggu (27/2/22) sekitar pukul 14.45 waktu setempat, atau Senin (28/2/22) dini hari pukul 03.45 WIB.

Nama Arifin Panigoro tentu tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Kiprahnya di dunia usaha, khususnya bisnis minyak dan gas, tak terbantahkan.

Meta Epsi Pribumi Drilling Company atau lebih dikenal dengan singkatan Medco merupakan perusahaan yang manjadi cikal bakal bisnis yang kelak membuatnya dijuluki raja minyak Indonesia.

Medco yang didirikan pada 1980 merupakan buah kejelian naluri bisnis Arifin melihat peluang boomingnya industri perminyakan nasional saat itu. Tak heran, dalam tempo sekitar 10 tahun, Medco mampu merambah proyek-proyek Migas internasional.

Seperti dikutip dari rmol.id, sejak berumur 1 tahun Medco sudah dibawa Arifin berkongsi dengan para pemain asing untuk menggarap berbagai proyek internasional.

Kekuatan bisnis Arifin sebagai pengusaha Migas ternama makin besar, saat mengakuisisi Tesoro Indonesia Petroleum Company pada 1992. Dengan “kaki dan tangan” yang lebih kuat, Arifin mulai mengakuisisi blok-blok Migas nasional maupun internasional.

Di antaranya mengambil alih 100% saham PT Stanvac Indonesia dari Exxon dan Mobil Oil pada 1995.

Tak hanya di sektor Migas, Arifin terus melebarkan lini bisnisnya di sektor energi. Dilakukan melalui pendirian Medco Power Indonesia (MPI) pada 2004. MPI kini telah dan masih menjalankan sejumlah proyek pembangkit listrik di sejumlah daerah. Seperti di Batam, Prabumulih, dan Cianjur.

Label Raja Minyak Indonesia pun makin manancap kuat saat mengakuisisi blok migas South Natuna Sea Block B dari ConocoPhilips. Dilanjutkan dengan mengambilalih Ophir Energy yang merupakan perusahaan migas asal Inggris.

Dengan memiliki sejumlah perusahaan beraset besar itu, tak heran jika Arifin Panigoro masuk jajaran orang terkaya di Indonesia.

Pada daftar orang tertajir 2020 di Indonesia versi Forbes, Arifin menduduki posisi 47. Menurut catatan Forbes, Arifin memiliki kekayaan sebesar 550 juta dolar AS atau setara Rp 7,86 triliun (kurs Rp14.300 per dolar AS).