Quick Count LSI, Sanusi-Didik Unggul Tipis dari Lathifah-Didik

Malang Raya

NOTULA – Persaingan pada Pilkada Kabupaten Malang 2020 benar-benar ketat. Perolehan suara masing-masing pasangan calon terus berkejaran, kalau pun ada selisih, sangat tipis.

Berdasar hitung cepat (quick count) yang digelar Lingkaran Survei Indonesia (LSI), pasangan nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (Ladub), tak disangka, mampu menempel pasangan petahana nomor urut 1, Muhammad Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi).

Dari data survei LSI, perolehan suara pasangan 1 (SanDi) sebesar 45,99 persen, pasangan 2 (LaDub) 41,60 persen, dan pasangan 3 Heri Cahyono-Gunadi Handoko (HC-GH) sebesar 12,41 persen.

“Ini sangat menarik, karena petahana mendapat dukungan dari lima parpol, sedangkan pasangan nomor urut dua hanya didukung dua parpol saja,” tutur tim riset Quick Count LSI Pilkada Kabupaten Malang, Dito Arief, Rabu (9/12/20) malam, di Ijen Suites Hotel.

Di Dapil I (Kecamatan Bululawang, Gondanglegi, Kepanjen dan Pagelaran) paslon 1 unggul dengan perolehan suara sebesar 49,71 persen, paslon 2 sebesar 40,19 persen, dan paslon 3 sebesar 10,10 persen.

Dapil II (Kecamatan Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo, dan Turen) paslon 1 unggul tipis dengan perolehan suara sebesar 45,70 persen, paslon 2 sebesar 44,98 persen dan paslon 3 sebesar 9,32 persen.

Dapil III (Kecamatan Bantur, Donomulyo, Gedangan, Pagak dan Sumbermanjing Wetan) paslon 1 kembali unggul dengan perolehan suara sebesar 49,04 persen, paslon 2 sebesar 43,18 persen dan paslon 3 sebesar 7,77 persen.

Dapil IV (Kecamatan Kalipare, Kromengan, Ngajum, Pakisaji, Sumberpucung dan Wonosari) paslon 1 kembali unggul dengan perolehan suara sebesar 46,01 persen, paslon 2 sebesar 40,05 persen dan paslon 3 sebesar 13,94 persen.

Zunita Sari dan Dito Arief, Tim Riset Quick Count LSI Pilkada Kabupaten Malang. (Foto: Yustina Sipayung)

Di Dapil V yang terdiri dari Kecamatan Dau, Karangploso, Kasembon, Ngantang, Pujon dan Wagir, paslon 1 unggul dengan perolehan suara sebesar 47,75 persen, paslon 2 sebesar 34,17 persen dan paslon 3 sebesar 18,08 persen.

Di Dapil VI (Kecamatan Lawang, Pakis, dan Singosari) paslon 2 mengungguli dengan perolehan suara sebesar 42, 94 persen, sedangkan paslon 1 sebesar 39,69 persen dan paslon 3 sebesar 17,37 persen.

Terakhir, Dapil VII (Kecamatan Jabung, Poncokusumo, Tajinan, Tumpang, dan Wajak) paslon 2 kembali unggul dengan perolehan suara sebesar 45,71 persen, sedangakn paslon 1 sebesar 44,78 persen dan paslon 3 sebesar 9,52 persen.

Hasil hitung cepat itu dikumpulkan dari 260 TPS di seluruh Kabupaten Malang, dan sudah mencapai 100 persen pada pukul 17.28 WIB. Hasil ini memang bukan mutlak, karna tetap harus menunggu perhitungan resmi dari KPU.

Hasil quick count ini diklaim memiliki margin error kurang lebih satu persen. Sehingga dikatakan tidak akan jauh berbeda dengan hasil dari KPU nantinya.

“Faktor pandemi juga menjadi penyebab terjadi penururan partisipasi masyarakat pada pilkada kali ini,” ungkap Dito.