Produksi Ayam Ras Pedaging Kabupaten Malang Tertinggi di Jatim

Malang Raya

NOTULA – Perkembangan usaha budidaya ayam ras pedaging, khususnya daerah sentra produksi seperti Kabupaten Malang, cukup menggembirakan. Populasi ayam pedaging naik signifikan dari 16.044.990 ekor PADA 2013, menjadi 24.939.542 ekor di 2019.

Bahkan Kabupaten Malang tercatat sebagai produsen terbesar kedua di Jawa Timur. Peningkatan populasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak.

Demikian disampaikan Sekda Pemkab Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM, membacakan sambutan Pjs Bupati Malang, Drs Sjaichul Ghulam MM, pada acara Lomba Cipta Makanan Berbahan Ayam (Lomba CMBA) 2020 di Pendopo Kabupaten Malang di Kepanjen, Selasa (24/11/20).

“Diversifikasi olahan ayam juga makin digemari, terlihat dengan maraknya gerai kuliner. Selain banyak potensi wisata kuliner dari kreativitas UMKM, seperti soto ayam di Pulungdowo, ayam pedas di Ngajum, olahan ayam di Tangkilsari dan sebagainya, budaya masyarakat yang berbagi hantaran di saat tertentu juga jadi peluang diversifikasi olahan ayam,” rincinya.

Dengan mengutamakan kreativitas dan tata saji bernilai estetika tinggi, sambung Wahyu, hantaran berisi olahan ayam dapat menjadi alternatif usaha yang menguntungkan dan berkelas.

Dia berharap potensi ternak dapat dimanfaatkan dengan baik, untuk menggerakkan perekonomian peternak dan pelaku usaha pengolahan pada umumnya. Keberhasilan sektor ini akan membuka kesempatan sektor lain untuk bergerak bersama, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

Lomba Cipta Makanan Berbahan Ayam ini juga diyakini mengangkat potensi peternakan sebagai komoditi unggulan di Kabupaten Malang, sekaligus membuka peluang investasi dan perluasan pasar bagi produk-produk peternakan.

Lomba Cipta Makanan merupakan digelar dalam memperingati Hari Jadi ke-1260 Kabupaten Malang. Kali ini ditetapkan bahan dasar ayam.