ProDem: Pengeroyokan Ketum KNPI untuk Bungkam Aktivis?

Nasional

NOTULA – Menyusul penganiayaan atas Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, muncul dugaan ada upaya membungkam aktivis.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule, Senin (21/2/22).

“ProDEM menduga, apa yang menimpa Haris disebabkan kritik-kritik keras yang kerap dilontarkan. Yang terakhir kritik soal perambah dan perusakan hutan akibat aktivitas beberapa perusahaan tambang,” kata Iwan Sumule, seperti dikutip dari rmol.id.

Sebab itu, ProDEM mengecam keras aksi pembungkaman serta tindak kekerasan yang dialami Haris Pratama.

“Hentikan cara-cara premanisme untuk membungkam aktivis-aktivis yang kritis, dan aparat kepolisian agar segera menangkap pelaku kekerasan terhadap Haris,” pintanya.

Seperti dibertitakan sebelumnya, Haris dipukuli orang tak dikenal di parkiran rumah makan Garuda, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (21/2/22) siang.

Menurut Haris, saat itu dirinya baru turun dari mobil kemudian langsung dihujani pukulan dan benda tumpul oleh lebih dari tiga orang. Dia menduga telah dibuntuti sejak dari kediamannya.

“Orang-orang itu menghajar dengan batu dan benda tumpul lainnya,” katanya sembari menambahkan, setelah itu para pelaku kabur menggunakan sepeda motor.

Perusahaan Tak Berizin Eksploitasi Hutan

Sebelum terjadi pemukulan, melalui media sosial, Haris mengungkapkan ada 99 perusahaan melakukan kegiatan usaha tanpa izin di kawasan hutan.

“Transparansi data perusahaan yang telah melakukan kegiatan usaha di dalam kawasan hutan yang tidak memiliki perizinan di bidang Kehutanan harus dibuka ke masyarakat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” cuit haris di akun Twitternya, Minggu (20/2/22) malam.

Dia kemudian membeberkan 99 nama perusahaan itu secara lengkap berikut kegiatan usaha yang dilakukannya. Sebagian besar beroperasi di Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Sementara 99 dulu ya yang saya tulis, nanti dilanjutkan setelah maghrib,” tulis Haris Minggu malam pukul 18.02 WIB.