Presidium KAMI se-Jawa Serukan Revolusi Akhlak

Nasional

NOTULA – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat, menyerukan gerakan moral rakyat Indonesia.

Presidium KAMI Jateng, Mudrick SM Sangidu, KAMI Yogyakarta, Ustaz Syukri Fadholi, KAMI Jatim, Prof DR Daniel M Rasyid, dan KAMI Jabar, Syafril Sjofyan, menyerukan agar semua gerakan moral bersatu dengan revolusi akhlak yang digaungkan Habib Rizieq Shihab.

“Gerakan moral ini bentuk perjuangan demi tegaknya kedaulatan negara, terciptanya kesejahteraan rakyat dan terwujudnya keadilan rakyat dengan meluruskan kiblat negara dari segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan,” kata Presidium KAMI se-Jawa, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (24/11).

Menurut mereka, gerakan moral dan revolusi akhlak harus menyatu menjadi oase persahabatan dan konsolidasi kekuatan dari kemajemukan semua kekuatan anak bangsa untuk perjuangan bela keadilan, kebenaran dan melawan kezaliman.

Gerakan moral dan revolusi akhlak bisa menjelma sebagai kekuatan dan bargaining position, baik tekanan koreksi dengan pemikiran dan aksi nyata berupa gerakan massa.

“Gerakan moral dan revolusi akhlak ini untuk menuntut pemerintah agar tidak anti kritik dan koreksi untuk meluruskan kiblat tata kelola negara yang makin menjauh dari tujuan negara,” kata mereka, seperti dikutip dari RMOL.id.

Kedua gerakan itu, sambung mereka, senantiasa terus berjuang secara konstitusional. Berjalan dan berjuang lurus mengemban aspirasi rakyat bersama kemajemukan semua kekuatan rakyat, sampai terpenuhinya tuntutan rakyat, dan sesegera mungkin menghentikan segala penyimpangan, penyelewengan dan kondisi negara yang terindikasi sudah dikendalikan oleh kekuatan besar dari luar.

“Gerakan moral dan revolusi akhlak harus memperlebar spektrum politik yang lebih luas, menyatukan semua tokoh pergerakan bersatu padu menyingkirkan gerakan parsial berjuang bersama sebagai kekuatan besar untuk perubahan di Indonesia,” tandas Presidium KAMI se-Jawa.