NOTULA – Dalam 100 hari berkuasa, tarif dasar listrik (TDL) bisa turun, bila Prabowo Subianto Subianto dan Sandiaga Uno terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. Demikian disampaikan Prabowo di depan pendukungnya pada rapat akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (7/4).

Kemungkinan menurunkan harga TDL itu disampaikan, setelah dilakukan penghitungan dengan ekonom senior Rizal Ramli. Dalam pidatonya, Prabowo memperkenalkan Rizal Ramli sebagai salah seorang ahli yang membantu dirinya.

“Saya punya pakar-pakar, antara lain Bung Rizal Ramli. Dia ahli matematika dan fisika, orang pintar. Hanya orang pintar yang bisa jadi ahli fisika,” tutur Prabowo, sembari mengatakan, dirinya bertanya kepada Rizal yang pernah menjadi Menko Perekonomian soal cara menurunkan TDL.

“Beliau (Rizal Ramli) hitung dengan tim pakar yang bekerja. Saya tanya, bisa nggak turunkan harga listrik? Mereka hitung-hitung. Saya tanya berapa lama? Tiga tahun? Enggak Pak. Dua tahun? Enggak Pak. Satu tahun? Saya kira minimal satu setengah tahun, hitungan saya. Yang hitung-hitung, dia (Rizal Ramli) katakan, tidak Pak. Dalam 100 hari pertama,” tutur Prabowo.

Tentu saja jawaban Rizal itu sempat membuat Prabowo agak sangsi. “Saya bilang ke dia. Eh Bung Rizal, jangan ngarang. Saya mau bicara ke Senayan. Saya mau bicara di hadapan ratusan juta rakyat Indonesia, jangan sampai saya bohong,” tambah Prabowo mengisahkan.

Menurutnya, Rizal Ramli ternyata tetap yakin pada hitungannya, bahwa TDL bisa diturunkan dalam waktu 100 hari.

“Lalu saya tanya, kenapa selama ini (TDL) tinggi? Beliau jawab: biasa pak, banyak yang minta setoran,” imbuh Prabowo.

Pada kesempatan itu Prabowo juga mengatakan, kampanye akbarnya kali ini sebagai rapat akbar politik terbesar dalam sejarah Indonesia.

“Tadi dilaporkan kepada saya oleh Sekjen-Sekjen koalisi Indonesia Adil Makmur, mereka orang berpengalaman di bidang politik, mereka mengatakan, ini rapat akbar terbesar dalam sejarah politik Indonesia,” katanya, mengawali orasi politiknya.

“Saya tadi keliling di sana saya lihat puluhan atau ratusan ribu tidak bisa masuk, karena tempatnya terbatas. Luar biasa kehadiran kalian di sini,” lanjut Prabowo.

Prabowo pun menceritakan pengalamannya bersama Sandiaga Uno selama hampir delapan bulan terakhir keliling Indonesia.

“Kami melihat, kami merasakan, kami bisa menangkap getaran hati rakyat Indonesia, rakyat Indonesia sekarang ingin perubahan. rakyat Indonesia ingin perbaikan, betul?” tanya Prabowo yang disambut kompak massa pendukung dan simpatisan yang hadir, “Betuul.”

Ia mengaku sangat bersyukur masih diberi kesempatan Allah SWT untuk membela rakyat Indonesia. “Terima kasih Tuhan, kau beri kesempatan untuk membela kebenaran dan keadilan, terima kasih ya Tuhan, kau beri kesempatan kepada saya untuk melawan angkara murka, ketidakadilan, pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri,” tegasnya.

Orasi politik Prabowo kali ini menjadi puncak acara kampanye akbar yang telah dimulai sejak subuh dengan salat berjamaah, tausyiah, dan salawat.