NOTULA – Hipakad (Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat) sepakat dengan pernyataan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, terkait ancaman pembunuhan terhadap empat pejabat negara dan satu pimpinan lembaga survei.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ryamizard menduga rencana pembunuhan itu hanya sebatas narasi dalam manuver politik.

Menyikapi itu, Ketua Umum DPP Hipakad, Hariara Tambunan, mengatakan, rencana pembunuhan itu harus dibuktikan secara serius kebenarannya oleh Polri.

“Gak bisa sembarangan. Itu mau dibunuh, ini mau dibunuh seakan-akan Indonesia ini sudah lepas kontrol. Pendapat saya sama dengan Menhan yang saya hormati, dan kalau ada buktinya, itu malah bagus saya rasa,” tegas Hariara, di Kantor Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), di Jakarta, Rabu (29/5).

Menurut dia, rakyat Indonesia akan sepenuhnya percaya dengan isu itu jika memang benar-benar dibuktikan secara nyata.

“Semua rakyat Indonesia, siapapun pejabat, mau rakyat mau apapun itu, akan bangga bahwa isu itu bukan hoax, tapi kenyataan,” tuturnya, seperti dikutip dari rmol.co.

“Saya berharap informasi rencana pembunuhan terhadap empat (tokoh nasional) itu bisa dibuka dan dibuktikan secara nyata oleh Polri,” tandasnya.