Politisi PKS dan Gerindra Siap Jadi Penjamin Habib Rizieq

Nasional

NOTULA – Setelah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsy dan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Habiburokhman, kini politisi PKS dari Aceh, M Nasir Djamil menyatakan siap menjadi penjamin Habib Rizieq Shihab.

Bahkan, Nasir mengaku segera berkirim surat ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Fadil Imran. Dia memastikan telah mempertimbangkan matang atas langkah itu, khususnya pertimbangan masalah hukum dan kemanusiaan.

“Alasan hukumnya, saya yakin Habib tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Alasan kemanusiaannya, HRS memiliki keluarga,” tutur Nasir, seperti dikutip dari RMOL.id, Senin (14/12/20).

Dia juga mempertimbangkan faktor kesehatan serta kondisi sosiologis masyarakat jika Habib Rizieq harus ditahan di Mapolda Metro Jaya.

“Agar suasana kondusif dapat diwujudkan, karena dikhawatirkan ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk memperkeruh suasana dan kepentingan di luar hukum, agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga,” katanya.

Menurutnya, penangguhan penahanan untuk Habib Rizieq semata-mata solidaritas antar sesama anggota Dewan yang juga turut memberikan penangguhan penahanan kepada sang habib.

Sebelumnya Nasir Djamil juga pernah memberi jaminan penangguhan penahanan saat Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto sebagai pimpinan KPK ditahan polisi.

Bukan Gagah-gagahan

Langkah Nasir Djamil menjadi penjamin penangguhan penahanan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bukan isapan jempol. Dia telah menyiapkan surat berisi niatannya, dan akan dikirim kepada Kapolda Metro Jaya.

“Saya percaya, Kapolda Metro Fadil Imran, akan mempertimbangkan permohonan kami para anggota DPR RI,” tuturnya.

Anggota Komisi II DPR RI itu juga menegaskan, surat permohonan penangguhan penahanan itu bukan bentuk intervensi terhadap perkara hukum Habib Rizieq.

“Permohonan jaminan ini tidak ada kaitan dengan intervensi perkara hukum yang sedang dihadapi HRS. Di samping kepastian dan keadilan, kemanfaatan hukum juga menjadi pertimbangan kami,” bebernya.

Dia juga menampik surat jaminan yang dia keluarkan Bersama para anggota Dewan untuk cari muka maupun pencitraan kepada jemaah Habib Rizieq. Tapi aksi nyata untuk mempersatukan bangsa.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, surat jaminan ini bukan untuk gagah-gagahan dan pencitraan. Tapi karena kita cinta dengan NKRI,” tutupnya.