Pilpres 2019, Dewan Pers: Orang Media Harus Fair

Nasional

NOTULA – Menyongsong pelaksanaan Pilpres 2019, media massa terutama media arus utama (mainstream) dituntut untuk tidak partisan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers, Ahmad Djauhar, yang mengakui ada beberapa media yang dimiliki politisi dari partai tertentu. Meski begitu, pemberitaan yang disajikan media tersebut tetap tak boleh berat sebelah.

“Orang media harus fair. Mana yang buruk ya sampaikan ke publik. Mana yang baik ya kita apresiasi. Tidak boleh pengkutuban. Kubu ini baik, kubu ini buruk,” tegasnya, dalam diskusi yang diselenggarakan Jaringan Nasional Jurnalis Anti Hoax (JNAH) di Kopi Politik, Jakarta Selatan, Jumat (23/11).

Djauhar menambahkan, seorang wartawan harus tetap berpikiran skeptis. Wartawan tak boleh langsung percaya dengan pernyataan seorang narasumber.

Wartawan, kata dia lagi, harus tetap ingin mencari informasi pembanding dengan teliti dan seksama, agar informasi yang disampaikan ke masyarakat juga berimbang. Dengan begitu media massa tetap mendapatkan kepercayaan dari masyarakat luas.

“Media jangan terlalu partisan. Pemilik media boleh berafiliasi dengan politik tertentu, tapi newsroom harus tetap objektif,” pungkasnya, seperti dikutip dari rmol.co.