NOTULA – Perusahaan farmasi asal Israel, Teva Pharmaceuticals, menarik secara sukarela dua obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Obat-obat itu dikhawatirkan memunculkan resiko kanker.

Rilis dari Teva yang dipublikasikan Food and Drug Administration (FDA), menyebutkan, penarikan kembali mempengaruhi banyak tablet kombinasi yang menampilkan obat amlodipine dan valsartan serta obat kombo lain yang menampilkan amlodipine, valsartan, dan hydrochlorothiazide.

FDA juga menyatakan, obat-obatan itu dikhawatirkan bisa mengandung pengotor yang disebut N-nitroso-diethylamine (NDEA), yang telah diklasifikasikan sebagai kemungkinan karsinogen manusia.

Sementara itu, USA Today mengabarkan, pasien yang menggunakan salah satu obat harus menghubungi dokter atau apoteker untuk mendapatkan saran atau perawatan alternatif.

Pasalnya, menghentikan konsumsi obat segera tanpa alternatif yang sebanding bisa menimbulkan risiko yang lebih besar terhadap kesehatan pasien. Demikian dikutip dari rmol.co.