Pertengahan Januari, PSSI Tentukan Nasib Liga 1 dan 2

Sport

NOTULA – Memasuki 2021, belum juga ada kepastian dilanjutkannya kompetisi sepak bola di tanah air. PSSI juga belum mendapat lampu hijau dari kepolisian untuk bisa kembali menggelar kompetisi.

“Terkait kompetisi Liga 1 dan 2 yang belum jalan, rapat komite eksekutif (Exco) terakhir memutuskan liga digear PT LIB di bulan Februari 2021. Situasi Covid-19 jadi penentu apakah liga bisa dijalankan atau tidak. Cabang olahraga lain pun demikian. Kejurnas juga sulit,” jelas Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dari laman resmi PSSI, Senin (4/1/21).

PSSI, sambung dia, menjadwalkan menggelar rapat Exco pertengahan Januari 2021, untuk memutuskan kelanjutan Liga 1 dan 2 atau memberhentikan liga musim kompetisi 2020 berdasarkan situasi terkini.

Bila diputuskan kompetisi tetap dilanjutkan, protokol kesehatan akan diterapkan dengan sangat ketat. Panduan dan regulasi soal penanganan Covid-19 pun sudah dibuat dan dibagikan kepada seluruh klub peserta.

Tapi jika diputuskan tidak dilanjutkan, maka kompetisi yang nanti dijalankan merupakan musim 2021, bukan 2020.

Soal kelanjutan kompetisi juga tak sepenuhnya berada di pihak PSSI. Tetap butuh izin pihak kepolisian, agar PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bisa kembali menggelar kompetisi.

Yunus Nusi juga mengatakan, PT LIB setidaknya sudah 3 kali mengirim surat ke Mabes Polri. Pertama, menjelang rencana kick off 1 Oktober 2020. Dilanjutkan lagi pada awal November 2020.

Terakhir PT LIB kembali mengirim surat untuk memohon agar Liga 1 dan 2 bisa berputar lagi pada akhir Januari atau awal Februari 2021.

“Semua kembali ke kepolisian, karena izin pada mereka. Jika kepolisian tidak mengeluarkan izin, kita tidak bisa apa-apa. Kita wajib tunduk dan patuh pada aturan,” pungkasnya.