Pengamat: Manuver PSI Kerap Merugikan Jokowi

Nasional

NOTULA – Dalam politik kolektif, seharusnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejalan dengan partai politik koalisi pendukung petahana Joko Widodo.

Seharusnya PSI tidak boleh hanya memikirkan kepentingan pribadi yang bisa merusak internal koalisi Jokowi-Ma’ruf.

Demikian pandangan pemerhati politik, Dedi Kurnia Syah Putra, terhadap manuver PSI yang kerap merugikan Jokowi sebagai Calon Presiden.

“Memang riskan bagi Jokowi, karena jalan yang ditempuh PSI sebagai Parpol anak-anak muda seringkali ego parsial (kepentingan diri sendiri) lebih dominan daripada ego kolektif (kebersamaan),” kata Dedi kepada redaksi, Sabtu (8/12).

Kendati demikian, Dedi menilai wajar langkah politik yang diambil PSI sebagai Parpol baru yang diisi anak-anak muda dimana semangatnya masih meluap.

Hal itu, dikatakannya, lantaran PSI lebih memprioritaskan popularitas partai daripada Jokowi.