Pengacara Habib Rizieq Siapkan Dua Jurus

Nasional

NOTULA – Menyikapi penahanan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), tim pengacara mengaku telah menyiapkan dua jurus.

Salah satu pengacara Habib Rizieq, Aziz Yanuar, menjelaskan, jurus pertama yang akan dilakukan adalah mengajukan praperadilan atas kasus itu. Pihaknya akan meminta pengadilan negeri meninjau kembali penahanan, penangkapan, atau penetapan Habib Rizieq sebagai tersangka.

“Jadi, yang pertama, praperadilan atas penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan HRS,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (13/12/20).

Cara kedua yang akan ditempuh, sambung dia, berkirim surat ke Polda Metro Jaya untuk penangguhan penahanan. “Jadi yang kedua upaya permohonan penangguhan penahanan,” jelasnya.

Kedua jurus itu akan digodok hari ini. Semua pengacara Habib Rizieq dikabarkan akan bertemu melakukan pembahasan.

3 Diperiksa, 2 Belum Ada Kabar

Terkait dengan Habib Rizieq, tiga tersangka kasus dugaan kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, dikabarkan telah mendatangi Mapolda Metro Jaya, usai Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, resmi ditahan.

Ketiga tersangka itu adalah Haris Ubaidillah selaku ketua panitia akad nikah, Ali Bin Alwi Al Atas selaku sekretaris panitia, dan Idrus, selaku kepala seksi acara. Ketiganya tiba di Polda Metro Jaya Sabtu (12/12/20) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

“Sejak jam 3 dinihari (sudah diperiksa). Datang jam 11 (malam), diperiksa (Minggu) jam 3 dinihari,” jelas Azis Yanuar, seperti dikutip dari RMOL.id. (13/12/20).

Untuk dua tersangka lainnya, yaitu penanggung jawab keamanan, Maman Suryadi, dan penanggung jawab acara yang juga Ketua Umum (Ketum) FPI, Ahmad Shobri Lubis, belum datang ke Polda Metro Jaya.

“Ustaz Sobri sama Maman, saya belum tahu kabarnya,” tukas Azis.