NOTULA – Akhirnya jajaran kepolisian berhasil meringkus dua pelaku pembakar kotak suara di TPS Desa Koto Padang, Sungai Penuh, Jambi. Kini keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasar informasi yang dihimpun, Senin (22/4), dua pelaku yang diamankan itu bernama RJ (31), warga RT 02 Tanah Kampung, Sungai Penuh, yang juga seorang Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Desa Tanjung Karang.

Pelaku lainnya Khaerul Saleh (53), warga Desa Hamparan Pugu, Kecamatan Air Hangat, Kerinci, Jambi, yang diketahui sebagai salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) PDIP Dapil Koto Padang.

“Benar ada dua orang sudah ditetapkan polisi dan sudah jadi tersangka, sementara satu orang PNS masih sebagai saksi,” kata Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jambi, Jumiral Lestari, Senin (22/4).

Secara terpisah, Direskrimum Polda Jambi, AKBP Edi Faryadi, menjelaskan, dua tersangka itu ditangkap saat sedang bersembunyi di rumah penduduk.

“Benar, pembakar kotak suara dan surat suara sudah ditangkap dan keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya kepada wartawan.

Sedikitnya 13 kotak Suara di TPS 1, 2 dan 3 di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi, dibakar.

Akibat kejadian itu, seperti dikutip dari rmol.co, pihak pengawas TPS langsung ketakutan, karena secara mendadak para pelaku datang membuat keributan dan langsung membakar kotak suara Pemilu 2019.