Pelapor Rocky Gerung dan Ahmad Dhani Ternyata Sama

Nasional

NOTULA – Laporan kepolisian terhadap filsuf dari Universitas Indonesia, Rocky Gerung, menjadi perhatian serius Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

“Pelaporan terhadap Rocky Gerung terlalu dipaksakan, mengada-ada dan terlalu diada-adakan,” tutur Jubir BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean, di Jakarta, Selasa (30/1).

Menurutnya, dari segi legal standing saja tidak memenuhi syarat. Polisi mestinya menolak laporan Jack Boyd Lapian, karena yang bersangkutan bukan korban penistaan agama seperti dituduhkan kepada Rocky Gerung.

“Kalau mau, korban harus mendeklarasikan diri dulu sebagai pendukung penista agama, dengan begitu dia memiliki legal standing,” tegas ketua bidang Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat itu.

Menurutnya, pelapor Rocky Gerung ternyata orang yang sama untuk kasus ujaran kebencian (hatespeech) yang menjerat musisi sekaligus caleg Partai Gerindra, Ahmad Dhani.

“Yang melaporkan Rocky sama Ahmad Dhani kan sama, pelapornya Jack Boyd Lapian,” kata Ferdinand, seperti dikutip dari rmol.co.

Pernyataan Rocky Gerung, kata dia, semata-mata buah pemikiran atau gagasan intelektual bersangkutan yang tidak ditujukan kepada siapapun. Ia tidak melihat ada unsur penistaan agama dari ucapan Rocky Gerung.

“Laporan Rocky ini harusnya tidak diterima, tapi baiklah kalau sudah diterima kepolisian, ya kita juga mendukung Rocky Gerung untuk menghadapi pelaporan ini. Satu pesan kami, pelapor juga harus siap dilaporkan balik, bila tuduhan ini tidak terbukti,” pungkasnya.