Pelaku Wisata Prioritas Penerima Program Kartu Prakerja

Malang Raya

NOTULA – Wabah Covid-19 merubah hampir semua sektor kehidupan masyarakat, mulai ekonomi, sosial, pemerintahan termasuk pariwisata.

Bahkan, sektor pariwisata paling terdampak akibat fenomena global yang kini sudah dinyatakan sebagai bencana nasional itu. Kebijakan pemerintah pusat menghentikan segala bentuk promosi, akses, maupun aktifitas berdampak besar terhadap para pelaku jasa maupun industri pariwisata.

Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan kebijakan memprioritaskan para pelaku wisata dalam program kartu prakerja.

Dengan demikian para pekerja di sektor wisata dan ekonomi kreatif bisa tetap menyambung hidup di tengah pandemi.

“Sudah saya minta pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbud) Kabupaten Malang untuk segera mendata siapa saja pengelola wisata yang terdampak Covid-19, agar mereka bisa terdaftar sebagai penerima kartu prakerja,” tutur Bupati Malang, HM Sanusi, di sela kunjungan penyaluran bantuan sosial pada masyarakat di Desa Adat Ngadas, Sabtu (2/5).

Didampingi Kepala Disparbud, Dr Made Arya Wedanthara, Sanusi memastikan, masyarakat desa adat juga termasuk sebagai penerima bantuan sosial yang sudah diprogramkan Pemkab Malang dalam rangka penanganan sosial akibat Covid-19.

“Tetap jaga dan pelihara destinasi yang dikelola masing-masing, mudah-mudahan musibah ini segera berakhir, sehingga kita bisa bersama-sama lagi mengangkat daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Malang ini,” harap Sanusi.