Peduli Literasi, BEM Unitri Salurkan 800 Buku ke NTT

Pendidikan

NOTULA-Pandemi Covid-19 tak menyurutkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang untuk berbagi, dibuktikan dengan penyaluran 800 buku untuk Rumah Baca DeWengkong di Manggarai Tengah dan Rumah Baca Delnggit di Manggarai Timur, Provinsi NTT.

Presiden Mahasiswa Unitri, Didi Kardianus Gandur, mengatakan, pandemi bukan alasan untuk mengurung diri dan membunuh jiwa sosial mahasiswa. Meski sulit, tetaplah memikirkan orang lain.

“Pandemi bukan halangan untuk berbagi, situasi di sana (NTT) juga susah, apalagi mau daring sulit, jaringan susah, maka salah satu cara terus mengembangkan semangat belajar mereka ya menyediakan bacaan-bacaan positif,” ungkap Didi, di kampus Unitri, Rabu (18/11/20).

Mahasiswa Prodi Administrasi Publik itu menambahkan, ratusan buku yang disalurkan itu diperoleh dari sumbangan mahasiswa baru angkatan 2020, pasca orientasi pendidikan (Ordik).

“Ordik juga secara online, setiap mahasiswa baru wajib menyumbangkan masing-masing 1 buku, kemudian kami kumpulkan dan didonasikan,” katanya.

Paket buku-buku itu dikirimkan dari Malang pada Minggu (15/11/20), berisi ratusan buku dari berbagai macam jenis dan judul, mulai sastra, dongeng, pendidikan, dan umum. “Ada banyak jenis buku, termasuk tentang korupsi dalam perspektif Islam.”

Dijelaskan, semangat belajar anak-anak di NTT sangat tinggi, namun tidak terfasilitasi dengan baik, sehingga banyak masyarakat desa, seperti Kole, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, sangat mendukung penyaluran buku ini.

Sebab itu, penyaluran buku ini bernilai positif dan bermanfaat, serta dapat menginspirasi banyak orang untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“saya berharap penyaluran buku ini bermanfaat bagi anak-anak di NTT, agar terus belajar dan pantang putus asa terhadap kondisi yang ada. Semoga makin banyak kawan-kawan yang peduli,” tutup Didi.