PDIP Yakin Rencana KSP Bukan untuk Amputasi KPK

Nasional

NOTULA – Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, memastikan, rencana Kantor Staf Kepresidenan (KSP)membentuk Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi hanya untuk mencegah praktik rasuah yang telah mengakar di Indonesia.

“Bukan dimaksudkan untuk mengambil alih atau mengamputasi peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini untuk memberantas korupsi di Indonesia, bukan untuk mengambil alih peran KPK,” kata Masinton, Selasa (11/12).

Politisi PDIP itu melihat pemerintah telah memiliki komitmen dalam upaya pencegahan korupsi. “Ini upaya pencegahan korupsi dari aspek pemerintah, jadi jangan disalahartikan,” tegasnya.

Komitmen pemerintah itu tertuang melalui Peraturan Presiden (Perpres) 54/2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Masinton menyadari dalam mencegah korupsi harus melibatkan banyak pihak tidak bisa hanya KPK.

“KPK itu tidak bisa berdiri sendiri melalukan pencegahan korupsi, harus melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah,” pungkasnya.