PB HMI MPO Desak KPK Segera Proses 2 Anak Jokowi

Nasional

NOTULA – Upaya dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, melaporkan dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ke KPK, mendapat dukungan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO, Affandi Ismail Hasan.

“Tentu kami dukung penuh langkah hukum Ubedilah Badrun, yaitu melaporkan Gibran dan Kaesang atas dugaan KKN, untuk memastikan komitmen pemberantasan korupsi dan demi tegaknya hukum di negeri ini,” tegas Affandi, seperti dikutip dari rmol.id, Jumat (14/1/22)).

Sebab itu, sambung dia, PB HMI, turut mendesak kepada KPK agar segera melakukan proses hukum terhadap anak-anak presiden itu.

Dan jika terbukti bersalah, KPK jangan ragu menetapkannya sebagai tersangka. KPK sebagai produk reformasi yang bertugas memberantas KKN akan selalu bersama rakyat dalam melawan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Dia juga yakin KPK konsisten pada pemberantasan KKN dan tidak tebang pilih. “Pasti seluruh rakyat Indonesia akan selalu bersama dan mendukung KPK,” tegas Affandi Ismail Hasan.

Pada bagian lain, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LBHMI) PB HMI, Muhammad Aldiyat Syam Husain, mengatakan, terkait laporan itu, tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak menindaklanjuti.

Patut diduga laporan itu telah memenuhi unsur tindak pidana korupsi yang diatur UU 20/2001 perubahan atas UU 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diatur UU 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

“Menurut saya, laporan dugaan TPPU yang berkaitan KKN yang menyeret anak presiden bisa ditangani KPK secara cepat, tepat dan transparan,” harapnya.